PROYEK AKHIR DKT DARING PENGUATAN KARAKTER
Salah satu Penguatan Karakter pelajar Pancasila adalah Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berAkhlak Mulia. Sudah mulai di ajarkan pada anak usia dini melalui pembiasan - pembiasaan dalam kegiatan sehari - hari. Anak-anak meniru apa yang dilakukan oleh orang dewasa disekitarnya. Jika anak tidak di biasakan berkata, bertindak yang baik maka ketika dewasa akan sulit di perbaiki prilakunya. Ibarat belajar di waktu kecil bagai melukis diatas kertas,akan melekat sepanjang masa, tapi jika belajar diwaktu dewasa bagai melukis di atas air , akan sulit sekali tentunya.
Mengutif “ KomuniGia “ Para Pakar dan praktisi motivator membuktikan bahwa :
v Perkataan yang baik akan menimbulkan tindakan yang baik
v Tindakan yang baik akan menimbulkan pembiasaan yang baik
v Kebiasaan yang baik akan menimbulkan Karakter yang baik
v Karakter yang baik akan menimbulkan nilai yang baik
Sehingga dapat dikatakan juga bahwa ;
v Perkataan yang jelek akan menimbulkan tindakan yang jelek;
v Tindakan yang jelek akan menimbulkan pembiasan yang jelek
v Kebiasaan yang jelek akan menimbulkan karakter yang jelek
v Karakter yang jelek akan menimbulkan nasib yang jelek
Jika anak usia dini sudah berkata baik, bertindak dan memiliki kebiasaan sesuai agamanya maka karakter yang dimiliki memiliki nilai sesuai agamanya.
Penanaman Karakter pelajar Pancasila ,Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berAkhlak Mulia, sangat di pengaruhi oleh lingkungan dimana anak berada . Lingkungan tersebut adalah :
Ø LingKungan Keluarga . Orang Tua sebagai Tauladan. Anak adalah peniru ulung apa yang dilakukan orang dewasa akan ditirunya dengan sempurna. Dan akan melekat sepanjang masa ( Mengajak anak bersama _ sama melaksanakan ibadah Di rumah , Misalnya, Berdoa, Sholat, berkata yang baik dll )
Ø Lingkungan Sekolah. Disekolah para pendidik sudah dibekali dengan kurikulum untuk mengajarkan bagaimana beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia ada pembiasaan yang dilakukan seperti berdoa sebelum dan sesudah belajar, doa sebelum dan sesudah makan, doa masuk keluar kamar mandi, latihan sholat, mengaji, hapalan surat-surat pendek, mendegarkan ceritra - ceritra yang berkaitan dengan akhlak.
Ø Lingkungan Masyarakat. Lingkungan masyararakat sangatlah mempengaruhi anak dalam penguatan Karakter. Lingkungan masyarakat yang baiklah yang diharapkan untuk memperkuat karakter anak beriman bertaqwa dan berakhlak.
Ketiga Lingkungan ini saling berkaitan mempengaruhi karakter anak.
Pada masa Pandemic Covid 19 ini ,pengaruh lingkungan keluarga sangatlah besar karena segala bentuk kegiatan dilakukan dari rumah. Tidak kecuali dengan pendidikan yang biasa dilakukan di sekolah. Kegiatan pembelajaran beralih menjadi belajar dari rumah . Di sini peran orang tua menjadi lebih dominan . Guru yang juga bekerja dari rumah sebagai fasilitator , memandu orang tua untuk mendampingi anak dalam bermain yang bermakna ( bermain merupakan hak anak ) untuk memenuhi kebutuhan anaknya akan pendidkan. Anak bermain sesuai keinginannya tanpa intervensi orang lain sehingga mendapatkan hasil yang orisinil, bermain dengan mengunakan alat dan bahan yang ada di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, ruang dapur ,Ruang Makan dan halamaan rumah. Semua kemampuan Norma , agama matematika, Kognitif, bahasa, Sosial emosi,dan seni , dapat dilakukan bersama orang tua dengan panduan guru. Orang Tua sekaligus pendidik, yang melakukan praktik baik dari berkata baik, bertindak baik, kebiasaan baik dan menjadi karakter yang bernilai baik.
Komentar
Posting Komentar